Valentine's Day Pumping Heart
Selamat Datang!!

Selasa, 19 Januari 2016

ASKEP pada anak dengan demam thypoid


Sekenario 2

            Seorang anak laki-laki usia 8 tahun baru saja masuk dirawat di Bangsal Anak RS. Hasil anamnesis, orang tua mengatakan bahwa anak menderita demam khususnya sore dan malam hari sejak 7 hari yang lalu, anak makan hanya sedikit, selama 3 hari ini tiap makan hanya habis 3 sendok, tapi minumnya seperti biasa. Kalau anak beraktivitas turun dari tempat tidur, anak menjadi demam. Keluarga mengatakan bahwa anaknya baru sekali dirawat di RS. Orang tua mengatakan bahwa mereka pasrah menerima hospitalisasi anaknya dan menganggapnya sebagai takdir Tuhan.

            Dari anamnesis kepada anak: anak mengeluh pusing, lemas dan mual. Sudah 4 hari tidak buang air besar. Anak mengeluh nyeri pada perut.

            Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan, keadaan umum: sadar penuh (komposmentis), anak lemah, lidahnya kotor. Hasil pemeriksaan menunjukkan BB=20 kg, TB= 120 cm. Suhu= 390C, Nadi= 98x/menit, Respirasi= 24x/menit, Teknan Darah= 110/70 mmHg. Turgor kulit kembali segera, membran mukosa lembab. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan Haemoglobin: 12,2 gr/dl, Hematokrit: 37%, Trombosit: 210.000/mm3 , Leukosit: 9.500/µl, Salmonella typhi O: 1/160, Salmonella typhi H: 1/80, Salmonella paratyphi: 1/80.

            Diagnosis medis: Demam typhoid. Terapi/instruksi medis yang diberikan saat ini: injeksi intravena Kemicetin 4x400 mg, cairan intravena KaEn 3A1500ml/24 jam.

 

SAP KB

SATUAN ACARA PENYULUHAN


KELUARGA BERENCANA (KB)



DISUSUN OLEH :

SITI HAJAR

201310201058



PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AISYIYAH

YOGYAKARTA

2015

ASKEP pada ibu post partum dengan ISK


BAB I

PENDAHULUAN



A.       Latar Belakang



Bertambahnya jumlah populasi di dunia, memungkinkan peningkatan berbagai macam kondisi dan keadaan serta tindakan yang menyebabkan banyak penyakit  berkembang akibat perubahan gaya hidup, kebiasaan, dan pemahaman terkait kesehatan. Adanya perubahan tersebut mengakibatkan semua orang menjadi rentan terhadap penyakit. Khususnya pada individu dengan keadaan khusus, seperti ibu hamil dan penderita penyakit bawaan. Hal itu, tentunya mempengaruhi  pada semua sistem yang ada di dalam tubuh individu tersebut. Salah satu penyakit yang dapat timbul yaitu infeksi saluran kemih (ISK). Dengan adanya peningkatan  jumlah populasi khususnya di Indonesia, seperti yang dipaparkan diatas. Sehingga  penulis ingin memberikan sedikit gambaran terkait ISK. Pada umumnya ISK atau infeksi saluran kemih ini banyak terjadi pada wanita, hal itu kemungkinan besar dikarenakan uretra wanita lebih pendek sehingga mikroorganisme dari luar lebih mudah mencapai kandung kemih dan juga letaknya dekat dengan daerah perianal dan vagina.